Senin, 27 Agustus 2012

"Aku akan selalu menunggumu"

aku mulai menyadari semuanya, semua kenyataan pahit, semua yang kulakukan adalah kesalahan, dan sungguh telah membuat dia terbebani. Mungkin aku sekarang hanya kertas yang kosong dan rapuh, belum terisi dengan tulisan-tulisan pengalaman dan prestasi, tapi ketika beberapa tahun lagi, ketika aku mulai meranjak, akankah kamu masih menungguku ??
itu yang aku takutkan, ketika kamu berpaling, dan melupakan semuanya, tapi aku juga tidak bisa bersikap begini terus.
kamu punya masa depan dan jalan, mungkin aku terlalu mengekang serta membebanimu.
jadi sekarang aku ingin membuat ini seperti dulu, membuat sebuah pertaruhan.
karena dulu kita sering bertaruh bukan ?
ini pertaruhannya "siapa yang lebih sukses dia yang menang", tidakkah kamu setuju.
yang menang akan mendapatkan sebuah magnum seperti dulu, dan saya akan menghilang dulu untuk sementara.
membuat kamu sukses, dan saya tidak akan menghalangimu lagi sekarang.
tapi yakinlah, aku akan disampingmu disaat kamu membutuhkan, dan akan melindungimu.
maafkan aku yang bodoh ini, maafkan segala tingkah bodohku, maafkan segala kesalahan yang kubuat untukmu selama ini.
kalau kamu masih menunggukuu, aku akan sangat menunggumu di seberang jalan dan tersenyum.
karena itu, aku berharap kamu masih menungguku beberapa tahun lagi, ketika aku sukses dan lebih pantas bertemu denganmu.
tapi, aku belum pernah sekalipun merayakan ulang tahunmu, ataupun memberikan kado ulang tahun kepadamu, aku berjanji akan memberikan sesuatu untukmu, nanti karena aku keito kid, dan akan muncul tiba-tiba.
dan, aku bakal lebih sukses darimu, karena kau tahu skor pertaruhan kita selama ini adalah 1-1.
dan jika kamu masih tidak percaya dengan semua perkataanku, kamu boleh mengabaikan semuanya.
sukses untuk kamu, banggakan keluargamu, karena semua yang kamu impikan, itulah keinginanku...

"buh, kamu sudah terlihat lebih dewasa, terima kasih telah menungguku"
"sama-sama, aku akan selalu tersenyum untukmu, bukankah beberapa tahun dulu telah kukatakan, emote senyum ini hanya untukmu, tidak untuk orang lain, maafkan aku dulu ya :)"

-Tunggu aku nanti 4 oktober 2018-

Minggu, 19 Agustus 2012

"Kupu-kupu dan Merpati putih"

Matt sungguh tidak bisa membiarkan verah tanpa pengawasannya, dia mau melindungi verah, kapanpun dan selalu ada untuknya, selalu bertindak konyol supaya seulas senyum verah kembali.
Matt mulai menghubungi seseorang yang mungkin bisa membantunya mengawasi verah, yah mungkin dia bisa memberitahu matt ketika verah sedih, ataupun memiliki masalah, bukan maksud matt mengekang verah, tapi ini untuk melindunginya, karena matt takut akan terjadi seseuatu terhadap verah.
matt mulai menghubungi seseorang yang matt panggil sebagai "Merpati Putih".

"Hemm, kamu bisa membantuku sesuatu ?"
"Tentu saja, apa yang bisa ku bantu untukmu matt"
"bisakah... bisakah kamu memberitahuku setiap verah mengalami masalah, ataupun ketika dia sedih kepadaku, aku merasa gusar setengah mati memikirkan hal itu"
"Tapi, kamu yakin ?, bagaimana dengan kuliahmu, kamu harus fokus dengan masa depanmu"
"mungkin begitu, tapi aku harus bisa melindungi verah juga, sampai dia bisa melindungi dirinya sendiri dan..."
"dan apa matt ?"
"tidak, tidak apa-apa"
"kamu sebenarnya baik, tapi oke, aku akan membantumu"
"hemm, terima kasih, dan sekarang aku akan memanggilmu merpati putih supaya tidak ada yang curiga"
"kenapa harus itu ?"
"kamu tau kan keito kid, haha, dia selalu menggunakan merpati putihnya untuk mengawasi seseorang"
"haha, jangan bilang ini karena pengaruh verah, kamu menjadi suka kepada conan"
"haha, aku juga tidak mengerti, setiap kebiasaan verah selalu bisa ku ingat dengan mudah, aku juga bingung"
"hemm, matt, bagaimana dengan anak unbraw yang lain"
"aku sudah memikirkannya, ketika mereka membuat masalah terhadap verah, aku akan pergi kesana untuk dan akan ada disamping verah"
"kamu serius, kamu memang seseorang yang gila menurutku, ya seorang pecinta yang sungguh gila"
"ini demi pertaruhanku, kamu cukup memberikan info tentangnya, dan aku akan sungguh berterima kasih kepadamu"

Matt pun tersenyum malam itu, dia bisa mempercayakan masalah verah kepadanya, dan matt bisa sedikit tenang sekarang.
Walaupun matt memiliki merpati putih, pasti nanti akan muncul "merpati hitam".
dan matt berharap, merpati hitam itu tidak akan pernah muncul di kehidupan verah.
dan yang tidak verah ketahui tentang matt, semata-mata karena matt menyayangi verah.
bukan karena matt pemaksa, ataupun seseorang pembuat rencana gila.
tapi matt hanya berusaha supaya masa lalu yang indah dulu kembali lagi, dan sekali lagi verah bisa memegang tangan matt.
matt berharap bisa berdansa untuk kedua kalinya dengan verah, dan menerima bunga mawar yang tulus dari verah.
Tapi matt hanya bisa tersenyum, dan selalu sabar.
dan matt berjanji, tidak akan kembali seperti dulu.

Rabu, 08 Agustus 2012

"Kupu-kupu dan sekeping hati"

Matt merasa bosan, tidak ada yang menarik setiap harinya, dia hanya bisa membaca pesan dari verah yang sangat jutek, sebenarnya matt sungguh berharap verah membalas dengan baik dan tulus, seperti awal mereka bertemu, tapi verah masih kesal kepada matt, ini sungguh pribadi yang tidak bisa lepas dari verah.
matt mendapatkan rekaman musik dari shame, rekaman seorang khalil gibran, yang membuat matt tertarik untuk mendengarnya. Sungguh matt terbawa suasana musik dan perkataan demi perkataan khalil gibran yang sungguh mirip dengan kisahnya, dan matt yakin hati kecilnya tidak bisa melupakan verah begitu mudah, karena terlalu banyak kenangan didalamnya.
matt tersenyum, ketika berjalan-jalan ke mall tempat dia membeli boneka pooh pertama untuk verah, sungguh sekilas kenangan disaat matt memberikan boneka itupun muncul dan matt tersenyum bahagia.
kemudian matt merogoh sakunya, dan membeli sebuah magnum, yah ini kali ke-5 matt membeli magnum, walaupun matt sudah membeli sebanyak 5 kali, tapi matt hanya memakan satu, karena 4 lainnya dia berikan kepada verah, dan ini sungguh membuat matt tersenyum kembali.
matt memacu kendaraanya dan mendapati kue putu di dekat persimpangan mall tersebut, dan matt membeli beberapa untuk dibawa pulang, dan ini kali ke-3 matt tersenyum.
dan terakhir dia memberikan hadiah terakhir untuk verah, tapi dia belum bisa memberikannya. Matt memberikan hadiah kecil terakhirnya kepada jimmy, salah seorang sahabat verah, dia berharap suatu hari hadiah ini bisa membuat verah tersenyum.
Tapi setengah hati matt sudah terisi oleh nama verah, dan ketika dia pergi ruangan itu akan tetap kosong, dan tidak akan ada seorang pun yang bisa mengisinya, walaupun orang itu artis sekalipun, walaupun dialah wanita tercantik di dunia, sungguh ruangan itu hanya akan terisi oleh verah.
Matt membuat komitmen, dia akan ada sellau untuk verah, kapanpun dan dimanapun, walaupun jarak memisahkan, setidaknya selagi matt masih bernapas, dia akan selalu ada untuk verah.
Matt beruntung verah memiliki banyak sahabat, sehingga matt bisa menanyakan kabarnya melalui sahabat, melalu teman dekatnya, Matt bersyukur sekali ketika verah membalas pesannya walaupun itu hanya sekeping kata ataupun sepatah kata "iya", "hemm" bahkan "penting".
Tapi inilah verah, inilah verah yang disukai matt, verah yang tidak pernah berubah dari pertama dia bertemu, walaupun matt tahu persis bagaimana verah, tapi matt merasa ada yang belum sempurna.
yang belum sempurna itu adalah matt, matt masih banyak kekurangan, wajar bila seorang wanita menuntut kesempurnaan, tapi inilah matt.
matt tersenyum.....
Ketika ketulusan hati kecil matt muncul, hanya untuk verah.
ketika tangan lemah matt muncul, hanya untuk verah.
ketika tidak ada yang bisa kau percayai di dunia ini, percayalah bahwa aku selalu mencintaimu. sepenuh hatiku.....