Matt membuka hpnya, tidak ada pesan lagi dari verah, apakah dia benar-benar sudah melupakan matt, semenjak kejadian verah menghapus kontak bb matt, matt sungguh-sungguh marah, tapi kalau tidak begini bagaimana matt dan verah bisa sama-sama fokus dengan masa depannya, matt menghela napas..
Matt mengikuti tes universitas bersama dengan mia. Matt tidak mempunyai tempat menginap, makanya matt dan mia pergi bersama-sama dan menginap dirumah saudara mia. Matt mulai memeriksa hpnya lagi, masih tidak ada pesan dari verah, padahal matt sungguh-sungguh mengharapkan pesan dari verah, orang yang masih sangat disukainya itu, tapi apakah verah mengharapkan hal yang sama, mungkin tidak. Verah sudah melupakan matt, dan matt bertekad untuk mundur, untuk melupakan segalanya...
Tiba-tiba mia menghampiri matt, matt pun terkejut.
"ada apa matt, ada masalah"
"haha, tidak hanya aku sedang bertengkar dengan verah"
"ooh, lost kontak"
"bisa dibilang begitu, kenapa kamu bertanya ?"
"tidak, kamu terlihat melamun tadi"
"haha, maaf"
Matt begitu iri melihat shame dan mia yang sangat akrab hubungannya, tanpa ada kendala, berbeda dengannya. Matt merasa masalah cinta ini terulang lagi, dan matt sudah bosan merasakannya. "Masa depan", lebih baik matt memikirkan masa depan, dan meremukkan masa lalunya, terutama tentang verah, dan itulah yang verah inginkan.
Tes universitas selesai, dan matt terlihat lelah, ada sebuah sms, dari "verah".
"maafkan aku matt, aku sungguh minta maaf"
matt terdiam, dia tidak tahu harus membalas apa, tapi lebih baik dia membiarkan masalah ini tetap berlanjut supaya verah bisa fokus dengan masa depannya, setidaknya ini yang shame katakan kepada matt. "jika kamu sungguh mencintainya, kamu jangan menghancurkan masa depannya".
yah, shame benar, matt juga harus fokus dengan masa depannya, inilah yang terbaik, bahkan matt merasa dia tidak bisa lagi melihat senyuman verah disaat dia senang, dan melihat wajah marahnya.
ini sungguh menyedihkan bagi matt.
matt membalas pesan verah...
"verah, lupakan semuanya, dan aku tidak akan memaafkanmu"
semuanya berakhir, matt berharap verah sukses disana melebihi dirinya....
matt akan sellau mendoakan verah, walaupun dia tidak disisi matt, matt tidak akan bisa melupakan verah, sungguh sulit..
dan matt berharap, verah juga bersikap sama.
matt mengirim blackberry mesenger kepada gugus, dia bertanya bagaimana kabar verah, dan gugus menjawab baik, dan verah sedang berusaha mencari universitas terbaik.
"baguslah kalau begitu, aku akan bertanya kabar verah melalui dirimu gus"
"haha, kenapa ?"
"tidak apa-apa, dia tidak peduli kepadaku, mungkin"
"tidak dia masih peduli kok, dia kemarin menanyakan tentang hasil universitasmu, dan terus mendesakku supaya dia menanyakan hasil itu kepadamu"
"sungguh, tapi itu dulu, tidak sekarang"
"jangan pesimis matt, verah wanita yang berbeda"
"ya, dia memang berbeda, terima kasih banyak gus"
"sama-sama matt"
matt tidak tahu apakah verah masih peduli kepadanya, yang dia inginkan sekarang adalah supaya verah bisa sukses, matt selalu berdoa untuknya....
"hei ini pooh untukmu"
"kenapa matt, kenapa kamu tiba-tiba disini, aku baru bangun tau, roh ku masih kemana-mana"
"maaf, ini kejutan, maukah kamu menjadi pasangan prom nite ku"
"hemm"
"jawab"
"oke :)"
"thanks verah :)"
"Kupu-kupu yang berharap berevolusi menjadi lebih sempurna, padahal dia tahu bahwa dia tidak bisa berevolusi lagi"
Kamis, 26 Juli 2012
Rabu, 25 Juli 2012
"Tujuan baru, Mimpi baru"
Yah, kali ini saya akan menceritakan beberapa kisah saya, mengejar mimpi saya, mengejar tujuan saya untuk kuliah, untuk mendapatkan universitas yang saya tuju, jurusan "SASTRA INDONESIA".
Awalnya, saya memang menyukai sastra, saya berjanji kepada kepala sekolah saya bahwa saya akan menjadi seperti dirinya, menjadi seorang anak sastra, yah impian saya memang menjadi penulis, menjadi seseorang yang bisa membuat orang lain bahagia dengan tulisan saya, yah mimpi ini juga tidak terlalu jauh, pikir saya dulu. Lulus dari sekolah bernama sma negeri satu pangkalpinang, saya hanya bimbel gratisan di "Primagama", yang menurut saya itu bagus, dan mungkin inilah jalan saya, sebelum saya tahu bahwa sebenarnya itu salah.
mengikuti SNMPTN, saya mengisi soal hanya bermodalkan pengetahuan yang sedikit, saya sempat menangis dalam hati, walaupun pada waktu selesai saya tetap bercanda bersama teman-teman, dan yang saya tuju adalah unpad psikologi dan uns teknik industri, dan saya sangat menyesal kenapa saya tidak ipc dan tidak memilih "SASTRA INDONESIA", dan mimpi itu semakin jauh.sungguh lama menunggu hasil SNMPTN, mungkin ini baik juga, ketika saya tahu bahwa hasilnya adalah sebuah kegagalan, saya sempat menangis malam itu, saya sempat tidak percaya, tapi inilah yang terbaik, Tuhan punya jalan lain, saya percaya itu.
disaat teman-teman lain bahagia mendapatkan universitas yang mereka tuju, saya menangis, dan malam itu saya membulatkan tekad untuk mengikuti jalan lain, "Countless way to roma".
dimulai dari mengikuti simak ui, tanpa bimbel sedikitpun, tapi saya yakin, ketika Tuhan mengizinkan saya untuk kuliah di ui, pasti Tuhan akan memberikan kelulusan kepada saya, tapi untuk kedua kalinya saya gagal.
Saya baik-baik saja, ini baru awal, saya sudah biasa gagal.
Kemudian saya mendaftarkan diri ke UNS, dan untuk ketiga kalinya saya gagal.
saya hampir putus asa, tapi masih banyak jalan...
saya juga mengikuti tes usm unsri, saya tidak berharap banyak, saya hanya harus percaya kepada Tuhan bahwa saya akan diberikan yang terbaik.
lalu saya mendaftarkan diri ke upi juga ubb.
yah, ubb universitas terakhirku, dan takdir jika aku tidak kuliah diluar.
Tapi Tuhan berkata lain, setelah tarawih, saya dikejutkan dengan berita hasil USM unsri pengumuman dipercepat, dengan sigap saya meraih laptop dan membuka web unsri.
dan saya terdiam sejenak.
Yaa Allah, sungguh maha besar engkau, saya lulus di usm unsri :') ada hasilnya juga penantian saya selama ini dan akhirnya saya tidak menganggur, saya bisa kuliah.
Ketika anda berpikir gagal, apakah anda pernah sesekali tidak pernah percaya bahwa pilihan itu bukan yang terbaik.
jangan berpikir begitu bro, Tuhan itu maha adil, dan semuanya sudah diatur, ini namanya hidup, semua itu butuh proses, dan kegagalan adalah proses awal.
jangan pernah menyerah, jangan pernah putus asa, ini adalah masa depan kita.
gagal sekali itu proses, gagal dua kali itu proses, dan gagal seterusnya adalah proses.
tapi pada akhirnya anda pasti akan mendapatkan sesuatu, sebuah kesuksesan yang akan membuat kalian menangis bahagia.
ini bukan masalah saya terkena sial, atau saya bodoh, tapi ini masalah proses, kita diuji oleh Tuhan.
yang terbaik tidak selalu menjadi yang terbaik, kita hanya perlu berusaha, itu kuncinya.
jika kalian menyerah hanya kalian gagal sekali, maka Tuhan tidak akan membukakan jalan kepada kalian.
Berusahalah terus, pantang menyerah, jalan masih banyak bro.
kita diciptakan Tuhan bukan hanya untuk merasakan kesuksesan, tapi kita diciptakan juga untuk merasakan KEGAGALAN.
saya sempat membuang semuanya, saya memang sempat despresi, saya membuang cinta, saya membuang uang, tapi itu supaya saya lebih fokus menuju masa depan saya.
"saya minta maaf kepada Kristin Verahditiya, karena saya mungkin sudah kasar, tapi itu kulakukan supaya saya dan dia bisa sama-sama fokus dengan universitas, terutama dengan masa depan.
sungguh, saya tidak marah, saya hanya membuat alasan, supaya kamu bisa fokus.
jadi terserah jika kamu mau memaafkan saya, kamu punya hak.
dan sekarang, ketika kamu membaca ini berarti kamu sudah berjanji, bahwa kamu akan lebih sukses daripada saya, kamu harus menemukan universitas yang terbaik untukmu, jangan jadikan saya sebagai penghalang, mungkin kita tidak akan bertemu lagi, besok, lusa ataupun tahun depan, karena inilah Takdir Tuhan, dan maaf jika saya selama ini sudah menyusahkan, terima kasih untuk segalanya".
Inilah hidup bro, kegagalan adalah bumbunya, kitalah hidangan utamanya, anda harus percaya dan berkata pada diri anda bahwa anda "harus sukses" !! bukan "mungkin sukses" !!
ingat !! Allah selalu memberikan yang terbaik kepada umatnya yang berusaha.
saya Bubuh Alhammady, fakultas ilmu komputer, jurusan teknik informatika (Bilingual) S1 universitas sriwijaya, berjanji akan sukses dan tidak akan merepotkan orang tua dan akan membahagiakan orang tua.
maaf pa, maaf ma jika saya merepotkan kalian selama ini, maaf karena telah banyak mengeluarkan biaya yang banyak karena anak bodoh seperti ku, tapi ketika saya menginjak gerbang unsri, saya tidak akan mengecewakan kalian lagi, saya akan berprestasi.
Yaa Allah, berkahilah jalanku, aku mohon, biarkanlah ini menjadi jalanku.
dan mimpiku sebagai penulis akan tetap kulanjutkan, di waktu senggang saya akan menulis, menulis sebuah novel bergenre cinta romantis.
Teman-teman dan sahabat saya adalah tokoh utamanya.
Tunggulah novelku,
Ketika anda berpikir gagal, apakah anda pernah sesekali tidak pernah percaya bahwa pilihan itu bukan yang terbaik.
jangan berpikir begitu bro, Tuhan itu maha adil, dan semuanya sudah diatur, ini namanya hidup, semua itu butuh proses, dan kegagalan adalah proses awal.
jangan pernah menyerah, jangan pernah putus asa, ini adalah masa depan kita.
gagal sekali itu proses, gagal dua kali itu proses, dan gagal seterusnya adalah proses.
tapi pada akhirnya anda pasti akan mendapatkan sesuatu, sebuah kesuksesan yang akan membuat kalian menangis bahagia.
ini bukan masalah saya terkena sial, atau saya bodoh, tapi ini masalah proses, kita diuji oleh Tuhan.
yang terbaik tidak selalu menjadi yang terbaik, kita hanya perlu berusaha, itu kuncinya.
jika kalian menyerah hanya kalian gagal sekali, maka Tuhan tidak akan membukakan jalan kepada kalian.
Berusahalah terus, pantang menyerah, jalan masih banyak bro.
kita diciptakan Tuhan bukan hanya untuk merasakan kesuksesan, tapi kita diciptakan juga untuk merasakan KEGAGALAN.
saya sempat membuang semuanya, saya memang sempat despresi, saya membuang cinta, saya membuang uang, tapi itu supaya saya lebih fokus menuju masa depan saya.
"saya minta maaf kepada Kristin Verahditiya, karena saya mungkin sudah kasar, tapi itu kulakukan supaya saya dan dia bisa sama-sama fokus dengan universitas, terutama dengan masa depan.
sungguh, saya tidak marah, saya hanya membuat alasan, supaya kamu bisa fokus.
jadi terserah jika kamu mau memaafkan saya, kamu punya hak.
dan sekarang, ketika kamu membaca ini berarti kamu sudah berjanji, bahwa kamu akan lebih sukses daripada saya, kamu harus menemukan universitas yang terbaik untukmu, jangan jadikan saya sebagai penghalang, mungkin kita tidak akan bertemu lagi, besok, lusa ataupun tahun depan, karena inilah Takdir Tuhan, dan maaf jika saya selama ini sudah menyusahkan, terima kasih untuk segalanya".
Inilah hidup bro, kegagalan adalah bumbunya, kitalah hidangan utamanya, anda harus percaya dan berkata pada diri anda bahwa anda "harus sukses" !! bukan "mungkin sukses" !!
ingat !! Allah selalu memberikan yang terbaik kepada umatnya yang berusaha.
saya Bubuh Alhammady, fakultas ilmu komputer, jurusan teknik informatika (Bilingual) S1 universitas sriwijaya, berjanji akan sukses dan tidak akan merepotkan orang tua dan akan membahagiakan orang tua.
maaf pa, maaf ma jika saya merepotkan kalian selama ini, maaf karena telah banyak mengeluarkan biaya yang banyak karena anak bodoh seperti ku, tapi ketika saya menginjak gerbang unsri, saya tidak akan mengecewakan kalian lagi, saya akan berprestasi.
Yaa Allah, berkahilah jalanku, aku mohon, biarkanlah ini menjadi jalanku.
dan mimpiku sebagai penulis akan tetap kulanjutkan, di waktu senggang saya akan menulis, menulis sebuah novel bergenre cinta romantis.
Teman-teman dan sahabat saya adalah tokoh utamanya.
Tunggulah novelku,
Puzzle, Rainbow, Burung pungguk, dan juga butterfly.
saya akan membuat buku itu, tapi ketika semua berkata lain, maaf jika buku itu tidak saya buat.
karena tanpa Izin Allah, saya tidak bisa apa-apa.
oke, inilah kisah ku, sekali lagi TETAPLAH BERUSAHA, WALAUPUN ITU PAHIT !!
salam SEMANGAT !!
saya akan membuat buku itu, tapi ketika semua berkata lain, maaf jika buku itu tidak saya buat.
karena tanpa Izin Allah, saya tidak bisa apa-apa.
oke, inilah kisah ku, sekali lagi TETAPLAH BERUSAHA, WALAUPUN ITU PAHIT !!
salam SEMANGAT !!
Senin, 02 Juli 2012
"Prolog Butterfly"
Matt pun terdiam...
dia menatap layar laptopnya dengan sedikit rasa bersalah, shame berubah aneh saat itu, seseorang yang menurut matt salah satu orang yang dia kagumi, yang selalu memberikan motivasi untuk matt..
"Matt, maaf aku merebut cinta pertamamu"
matt hening saat itu, apa maksud shame ? matt tidak mengerti. Matt membalas pesan itu dengan rasa bingung sekaligus aneh.
"apa maksudmu shame, dia pantas untukmu, kamu baik, dan aku tidak bermaksud untuk merebutnya darimu"
"tidak matt, aku telah merebut cinta pertamamu"
"shame, kamu harus menjaganya, maafkan aku jika aku telah melakukan sesuatu terhadap hubungan kalian"
"tidak matt, kamu tidak mengerti"
matt masih bingung dengan perkataan shame, semuanya menjadi tak terkendali saat itu, matt sudah banyak masalah sekarang tentang cinta, dan matt tidak mau menambah masalah lagi sekarang.
matt sangat merasa bersalah, matt tahu yang dia lakukan selama ini salah, dia mencintai orang yang salah.
shame orang yang baik, dan matt berterima kasih berkat kata-kata motivasi shame yang membuat matt mendekati verah, orang yang sangat dia sukai saat ini.
matt tidak tahu apa yang harus dia lakukan sekarang, dia keluar dan mencari udara segar......
dia menatap layar laptopnya dengan sedikit rasa bersalah, shame berubah aneh saat itu, seseorang yang menurut matt salah satu orang yang dia kagumi, yang selalu memberikan motivasi untuk matt..
"Matt, maaf aku merebut cinta pertamamu"
matt hening saat itu, apa maksud shame ? matt tidak mengerti. Matt membalas pesan itu dengan rasa bingung sekaligus aneh.
"apa maksudmu shame, dia pantas untukmu, kamu baik, dan aku tidak bermaksud untuk merebutnya darimu"
"tidak matt, aku telah merebut cinta pertamamu"
"shame, kamu harus menjaganya, maafkan aku jika aku telah melakukan sesuatu terhadap hubungan kalian"
"tidak matt, kamu tidak mengerti"
matt masih bingung dengan perkataan shame, semuanya menjadi tak terkendali saat itu, matt sudah banyak masalah sekarang tentang cinta, dan matt tidak mau menambah masalah lagi sekarang.
matt sangat merasa bersalah, matt tahu yang dia lakukan selama ini salah, dia mencintai orang yang salah.
shame orang yang baik, dan matt berterima kasih berkat kata-kata motivasi shame yang membuat matt mendekati verah, orang yang sangat dia sukai saat ini.
matt tidak tahu apa yang harus dia lakukan sekarang, dia keluar dan mencari udara segar......
"GOOD BYE PUZZLES, I WILL NEVER FORGET YOUR SMILE"
Matt mengajak david membeli kue putu untuk verah, menurut info dari verah, sangat sulit mencari kue putu, tapi tidak ada yang tidak bisa dilakukan matt demi verah, dan Tuhan memang mendukung matt saat itu, tidak perlu waktu lama untuk matt dan david menemukan kue putu, tapi ada dua yang menjual kue putu, yang satu orang yang sudah terlihat tua, dan satunya masih muda dan segar, tapi david menyarankan untuk membeli kue putu di tempat orang tua itu, sekalian membantu orang tua itu untuk menghabiskan dagangannya. Sungguh baik david....
matt dan david tidak membuang-buang waktu, mereka segera pergi kerumah verah, tapi sayangnya verah tidak ada dirumah, jadi matt berniat memberikan kue putu ini kepada ibunya, dan ibu verah sangat ramah..
"ada perlu apa dek"
"verah ada bu ?"
"sedang pergi les, mungkin sebentar lagi pulang, masuk dulu"
"tidak usah bu, kami hanya ingin menitipkan ini"
"apa ini, hangat"
"yang pasti bukan bom bu. haha"
"haha, oke dek, besok verah mau pergi ke depok loh dek"
"masa' bu ?, verah tidak pernah cerita"
"iya, dia mau tes di depok"
"ooh, ibu sendirian disini"
"iya dek, ayahnya verah lagi diluar, jadi ibu sendirian disini"
"haha, ngobrol sama ibu menyenangkan, ibu ramah, tapi maaf bu, saya dan teman saya ada acara di rumah teman, jadi dak bisa ngobrol lebih lama"
"ooh, tidak apa-apa dek, nanti main lagi ya"
"iya bu, makasih ya bu"
"iya, sama-sama"
matt merasa lega telah memberikan kue putu kepada verah, berarti semuanya selesai, tapi besok ada acara kelas mengajak karaokean, dan verah pun mau berangkat, kenapa matt masih memikirkan verah ?
matt sebenarnya malas mengikuti acara kelas karaoke seperti itu, tapi ada verah, setidaknya ini adalah momen terakhir matt bisa melihat verah, matt harus datang, matt mengirim pesan kepada diana untuk mengajaknya pergi bersama-sama.
sesampainya ditempat karaoke, matt dan verah diam, mungkin verah masih marah, jadi matt hanya mengobrol dengan diana.
matt teringat lagu my love dari westlife, dan bermaksud mengajak verah bernyanyi bersama. Awalnya verah tidak mau, tapi matt memaksa, dan akhirnya verah mau.
acara berakhir, verah kelihatan masih marah, matt merasa bersalah saat itu, sebelum verah pulang dan bergegas ke bandara, matt menarik tangan verah, untuk mengucapkan selamat tinggal.
"verah, tunggu sebentar"
"kenapa ? cepat, aku mau pergi"
"kamu kenapa ? ya sudah, aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal, dan hati-hati ya"
"hemm ,oke"
verah benar-benar bersikap beda saat itu, seharusnya matt senang, itu yang dia inginkan, tapi kenapa matt merasa sakit.
matt memacu motornya berniat untuk pulang, tapi entah kenapa matt langsung memacu motornya kearah yang berbeda, ke bandara..
mungkin matt berpikir untuk menemui verah di bandara untuk terakhir kali, tapi itu menyedihkan.
matt sudah sampai di dekat bandara, tapi matt tidak bisa melakukannya, jadi matt hanya mengirim pesan kepada verah berisikan "selamat tinggal, hati-hati", matt pulang dengan perasaan sedih.
sesudah kejadian itu, matt tidak mengetahui kabar verah, apa yang dia lakukan, dan apakah dia sekarang masih percaya kepada matt.
matt tidak tahu.
matt tahu sebenarnya, verah tidak tahu apa-apa tentangnya, matt sebenarnya kecewa kepada verah.
tapi matt senang melakukan semua ini untuknya, walaupun verah tidak pernah melakukan apapun demi matt, tapi matt senang.....
matt tersenyum, inilah pesan untuk verah "jangan lupakan semua ini, dan ini semua milikmu sekarang".
"Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kau percayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku...." by Ilana Tan (Shunsine Becomes You)
matt dan david tidak membuang-buang waktu, mereka segera pergi kerumah verah, tapi sayangnya verah tidak ada dirumah, jadi matt berniat memberikan kue putu ini kepada ibunya, dan ibu verah sangat ramah..
"ada perlu apa dek"
"verah ada bu ?"
"sedang pergi les, mungkin sebentar lagi pulang, masuk dulu"
"tidak usah bu, kami hanya ingin menitipkan ini"
"apa ini, hangat"
"yang pasti bukan bom bu. haha"
"haha, oke dek, besok verah mau pergi ke depok loh dek"
"masa' bu ?, verah tidak pernah cerita"
"iya, dia mau tes di depok"
"ooh, ibu sendirian disini"
"iya dek, ayahnya verah lagi diluar, jadi ibu sendirian disini"
"haha, ngobrol sama ibu menyenangkan, ibu ramah, tapi maaf bu, saya dan teman saya ada acara di rumah teman, jadi dak bisa ngobrol lebih lama"
"ooh, tidak apa-apa dek, nanti main lagi ya"
"iya bu, makasih ya bu"
"iya, sama-sama"
matt merasa lega telah memberikan kue putu kepada verah, berarti semuanya selesai, tapi besok ada acara kelas mengajak karaokean, dan verah pun mau berangkat, kenapa matt masih memikirkan verah ?
matt sebenarnya malas mengikuti acara kelas karaoke seperti itu, tapi ada verah, setidaknya ini adalah momen terakhir matt bisa melihat verah, matt harus datang, matt mengirim pesan kepada diana untuk mengajaknya pergi bersama-sama.
sesampainya ditempat karaoke, matt dan verah diam, mungkin verah masih marah, jadi matt hanya mengobrol dengan diana.
matt teringat lagu my love dari westlife, dan bermaksud mengajak verah bernyanyi bersama. Awalnya verah tidak mau, tapi matt memaksa, dan akhirnya verah mau.
acara berakhir, verah kelihatan masih marah, matt merasa bersalah saat itu, sebelum verah pulang dan bergegas ke bandara, matt menarik tangan verah, untuk mengucapkan selamat tinggal.
"verah, tunggu sebentar"
"kenapa ? cepat, aku mau pergi"
"kamu kenapa ? ya sudah, aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal, dan hati-hati ya"
"hemm ,oke"
verah benar-benar bersikap beda saat itu, seharusnya matt senang, itu yang dia inginkan, tapi kenapa matt merasa sakit.
matt memacu motornya berniat untuk pulang, tapi entah kenapa matt langsung memacu motornya kearah yang berbeda, ke bandara..
mungkin matt berpikir untuk menemui verah di bandara untuk terakhir kali, tapi itu menyedihkan.
matt sudah sampai di dekat bandara, tapi matt tidak bisa melakukannya, jadi matt hanya mengirim pesan kepada verah berisikan "selamat tinggal, hati-hati", matt pulang dengan perasaan sedih.
sesudah kejadian itu, matt tidak mengetahui kabar verah, apa yang dia lakukan, dan apakah dia sekarang masih percaya kepada matt.
matt tidak tahu.
matt tahu sebenarnya, verah tidak tahu apa-apa tentangnya, matt sebenarnya kecewa kepada verah.
tapi matt senang melakukan semua ini untuknya, walaupun verah tidak pernah melakukan apapun demi matt, tapi matt senang.....
matt tersenyum, inilah pesan untuk verah "jangan lupakan semua ini, dan ini semua milikmu sekarang".
"Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kau percayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku...." by Ilana Tan (Shunsine Becomes You)
"Epilog Puzzles"
Matt menatap kalendernya pelan-pelan, dia tahu sebentar lagi sudah pergantian tahun. Tahun ini sungguh membosankan bagi matt, dia berharap tahun 2012 menjadi awal yang baru baginya, "semoga saja" pikir matt, matt menghela napas dan mulai melingkari kalender itu dengan spidol merah, Tanggal apakah yang dilingkari matt ?
Semuanya berkumpul, semua teman matt, di kedai makanan tempat biasa mereka berkumpul. Semuanya tertawa saat itu, matt masih memikirkan rencananya untuk verah, tapi saat itu matt masih belum berambisi, dia menatap shame.
"shame, maukah kamu membantuku sesuatu ?"
"bantuan apa ?"
"nanti ku ceritakan"
Arsha pun datang, mengajak semuanya tidur dirumahnya. Bagus, matt bisa menceritakan semuanya kepada shame di rumah arsha, setidaknya ingin menceritakan sesuatu, sesuatu yang akan mengubah kehidupan cintanya.
"matt, matt, kamu melamun ?"
matt tersadar oleh suara bisikan david.
"eh, tidak david, hanya memikirkan sesuatu"
matt terdiam lagi, kemudian arsha pun berteriak....
"ayo semua, kita pergi kerumah ku"
matt tersadar kembali.....
Sesampainya dirumah arsha, semuanya berkumpul diruang tengah kecuali matt dan shame, matt ingin menceritakan semuanya kepada shame, setidaknya shame lah orang pertama yang mendengarkan semua cerita matt, karena matt membutuhkan shame untuk membantunya sekarang, untuk membuat sesuatu, membuat awal dari semua cerita matt.
matt menatap shame, dia kelihatan serius, shame pun mendengarkan cerita matt.
"shame, aku ingin meminta bantuan kepadamu"
"bantuan apa matt katakan saja"
"yah begini, maukah kamu membantuku membuat sebuah gravity bertuliskan "Kristin Verahditiya", bisakah aku meminta bantuanmu"
"bisa, kapan kamu akan meberikannya ?"
"aku juga tidak tahu, aku berencana ketika sesudah liburan ini aku akan memberikannya kepada verah, tapi..."
"tapi apa shame ?"
Semuanya berkumpul, semua teman matt, di kedai makanan tempat biasa mereka berkumpul. Semuanya tertawa saat itu, matt masih memikirkan rencananya untuk verah, tapi saat itu matt masih belum berambisi, dia menatap shame.
"shame, maukah kamu membantuku sesuatu ?"
"bantuan apa ?"
"nanti ku ceritakan"
Arsha pun datang, mengajak semuanya tidur dirumahnya. Bagus, matt bisa menceritakan semuanya kepada shame di rumah arsha, setidaknya ingin menceritakan sesuatu, sesuatu yang akan mengubah kehidupan cintanya.
"matt, matt, kamu melamun ?"
matt tersadar oleh suara bisikan david.
"eh, tidak david, hanya memikirkan sesuatu"
matt terdiam lagi, kemudian arsha pun berteriak....
"ayo semua, kita pergi kerumah ku"
matt tersadar kembali.....
Sesampainya dirumah arsha, semuanya berkumpul diruang tengah kecuali matt dan shame, matt ingin menceritakan semuanya kepada shame, setidaknya shame lah orang pertama yang mendengarkan semua cerita matt, karena matt membutuhkan shame untuk membantunya sekarang, untuk membuat sesuatu, membuat awal dari semua cerita matt.
matt menatap shame, dia kelihatan serius, shame pun mendengarkan cerita matt.
"shame, aku ingin meminta bantuan kepadamu"
"bantuan apa matt katakan saja"
"yah begini, maukah kamu membantuku membuat sebuah gravity bertuliskan "Kristin Verahditiya", bisakah aku meminta bantuanmu"
"bisa, kapan kamu akan meberikannya ?"
"aku juga tidak tahu, aku berencana ketika sesudah liburan ini aku akan memberikannya kepada verah, tapi..."
"tapi apa shame ?"
"tidak, tidak ada apa-apa. haha"
"aku serius"
"eh shame, apa yang kamu ketahui tentang verah ?"
"aku tidak tahu banyak, yang aku tahu, banyak yang mendekatinya tapi gagal, dia baik, senyumannya ramah, yah cuma itu saja"
"ooh, lalu kenapa kamu menceritakan ini"
"aku percaya, kamu bisa mendapatkan hati verah, kamu bisa matt"
matt terdiam, kata-kata shame sungguh memberikan motivasi tersendiri bagi matt, mungkin dia bisa mencoba mendekati verah. Tapi matt berkata di dalam hati "shame, terima kasih kata-katamu sungguh berarti, aku tahu kata-katamu hanya untuk membuat ku semangat, aku tahu itu hanya kebohongan, tapi aku hanya akan percaya saja sekarang, walaupun aku gagal nanti, aku akan mengenang ini selama hidupku"
Shame sungguh orang yang baik, dialah awalnya yang membuat matt memiliki semangat untuk mendekati verah, karyanya lah awalnya, gravity inilah awalnya, inilah semua cerita awal matt.
Tapi matt akan memberikan gravity ini setelah matt gagal, setelah semua kebohongan itu menjadi kenyataan, matt berharap gravity ini menjadi awal dan akhir yang sesungguhnya.
pada saat itu matt berharap itu tidak akan terjadi, dia harus optimis, karena sekarang matt harus mengejar hati seseorang, walaupun itu sulit, walaupun verah memang sulit didekati, tapi matt tidak akan menyerah.
matt pun tersenyum....
Akhirnya pergantian tahun baru dimulai, tepat jam 12.01, matt mengambil hpnya untuk mengirimkan pesan kepada verah, unttuk mengucapkan "selamat tahun baru"
"selamat tahun baru verah, mungkin aku orang pertama yang mengucapkannya bukan ?"
"haha, iya thanks matt, tapi kamu bukan orang pertama. haha"
"haha, tidak apa-apa, yang penting aku sudah mengucapkannya, sekali lagi "selamat tahun baru ya""
"iya matt, selamat tahun baru juga"
matt tersenyum....
inilah awalnya cerita matt, awal cerita puzzle, matt berjanji akan mencintai sepenuh hatinya....
walaupun saat ini bumi menelannya, dia akan muncul lagi dan menggenggam tangan verah, menopangnya disaat dia sedih, menghiburnya disaat dia menangis, walaupun di hati verah matt tidak spesial, tapi matt akan terus bersamanya disaat dia mmbutuhkan.
matt berharap verah selalu tersenyum..
matt keluar rumah, melihat kembang api dan menatap bintang yang bersinar, dia berjanji kepada Tuhan "ketika dia tidak bisa melindungi dan menjaga verah, dia akan mencari seseorang yang bisa dia percayai untuk menggatikannya"
matt yakin, suatu hari ini akan terjadi, tidak tahu kapan, tidak tahu dimana...
tapi matt harus selalu percaya, dan harus selalu tersenyum...
malam itu matt menyadari sesuatu, "dia menyukai verah"...
"aku serius"
"eh shame, apa yang kamu ketahui tentang verah ?"
"aku tidak tahu banyak, yang aku tahu, banyak yang mendekatinya tapi gagal, dia baik, senyumannya ramah, yah cuma itu saja"
"ooh, lalu kenapa kamu menceritakan ini"
"aku percaya, kamu bisa mendapatkan hati verah, kamu bisa matt"
matt terdiam, kata-kata shame sungguh memberikan motivasi tersendiri bagi matt, mungkin dia bisa mencoba mendekati verah. Tapi matt berkata di dalam hati "shame, terima kasih kata-katamu sungguh berarti, aku tahu kata-katamu hanya untuk membuat ku semangat, aku tahu itu hanya kebohongan, tapi aku hanya akan percaya saja sekarang, walaupun aku gagal nanti, aku akan mengenang ini selama hidupku"
Shame sungguh orang yang baik, dialah awalnya yang membuat matt memiliki semangat untuk mendekati verah, karyanya lah awalnya, gravity inilah awalnya, inilah semua cerita awal matt.
Tapi matt akan memberikan gravity ini setelah matt gagal, setelah semua kebohongan itu menjadi kenyataan, matt berharap gravity ini menjadi awal dan akhir yang sesungguhnya.
pada saat itu matt berharap itu tidak akan terjadi, dia harus optimis, karena sekarang matt harus mengejar hati seseorang, walaupun itu sulit, walaupun verah memang sulit didekati, tapi matt tidak akan menyerah.
matt pun tersenyum....
Akhirnya pergantian tahun baru dimulai, tepat jam 12.01, matt mengambil hpnya untuk mengirimkan pesan kepada verah, unttuk mengucapkan "selamat tahun baru"
"selamat tahun baru verah, mungkin aku orang pertama yang mengucapkannya bukan ?"
"haha, iya thanks matt, tapi kamu bukan orang pertama. haha"
"haha, tidak apa-apa, yang penting aku sudah mengucapkannya, sekali lagi "selamat tahun baru ya""
"iya matt, selamat tahun baru juga"
matt tersenyum....
inilah awalnya cerita matt, awal cerita puzzle, matt berjanji akan mencintai sepenuh hatinya....
walaupun saat ini bumi menelannya, dia akan muncul lagi dan menggenggam tangan verah, menopangnya disaat dia sedih, menghiburnya disaat dia menangis, walaupun di hati verah matt tidak spesial, tapi matt akan terus bersamanya disaat dia mmbutuhkan.
matt berharap verah selalu tersenyum..
matt keluar rumah, melihat kembang api dan menatap bintang yang bersinar, dia berjanji kepada Tuhan "ketika dia tidak bisa melindungi dan menjaga verah, dia akan mencari seseorang yang bisa dia percayai untuk menggatikannya"
matt yakin, suatu hari ini akan terjadi, tidak tahu kapan, tidak tahu dimana...
tapi matt harus selalu percaya, dan harus selalu tersenyum...
malam itu matt menyadari sesuatu, "dia menyukai verah"...
Langganan:
Postingan (Atom)

