Matt merasa bosan, tidak ada yang menarik setiap harinya, dia hanya bisa membaca pesan dari verah yang sangat jutek, sebenarnya matt sungguh berharap verah membalas dengan baik dan tulus, seperti awal mereka bertemu, tapi verah masih kesal kepada matt, ini sungguh pribadi yang tidak bisa lepas dari verah.
matt mendapatkan rekaman musik dari shame, rekaman seorang khalil gibran, yang membuat matt tertarik untuk mendengarnya. Sungguh matt terbawa suasana musik dan perkataan demi perkataan khalil gibran yang sungguh mirip dengan kisahnya, dan matt yakin hati kecilnya tidak bisa melupakan verah begitu mudah, karena terlalu banyak kenangan didalamnya.
matt tersenyum, ketika berjalan-jalan ke mall tempat dia membeli boneka pooh pertama untuk verah, sungguh sekilas kenangan disaat matt memberikan boneka itupun muncul dan matt tersenyum bahagia.
kemudian matt merogoh sakunya, dan membeli sebuah magnum, yah ini kali ke-5 matt membeli magnum, walaupun matt sudah membeli sebanyak 5 kali, tapi matt hanya memakan satu, karena 4 lainnya dia berikan kepada verah, dan ini sungguh membuat matt tersenyum kembali.
matt memacu kendaraanya dan mendapati kue putu di dekat persimpangan mall tersebut, dan matt membeli beberapa untuk dibawa pulang, dan ini kali ke-3 matt tersenyum.
dan terakhir dia memberikan hadiah terakhir untuk verah, tapi dia belum bisa memberikannya. Matt memberikan hadiah kecil terakhirnya kepada jimmy, salah seorang sahabat verah, dia berharap suatu hari hadiah ini bisa membuat verah tersenyum.
Tapi setengah hati matt sudah terisi oleh nama verah, dan ketika dia pergi ruangan itu akan tetap kosong, dan tidak akan ada seorang pun yang bisa mengisinya, walaupun orang itu artis sekalipun, walaupun dialah wanita tercantik di dunia, sungguh ruangan itu hanya akan terisi oleh verah.
Matt membuat komitmen, dia akan ada sellau untuk verah, kapanpun dan dimanapun, walaupun jarak memisahkan, setidaknya selagi matt masih bernapas, dia akan selalu ada untuk verah.
Matt beruntung verah memiliki banyak sahabat, sehingga matt bisa menanyakan kabarnya melalui sahabat, melalu teman dekatnya, Matt bersyukur sekali ketika verah membalas pesannya walaupun itu hanya sekeping kata ataupun sepatah kata "iya", "hemm" bahkan "penting".
Tapi inilah verah, inilah verah yang disukai matt, verah yang tidak pernah berubah dari pertama dia bertemu, walaupun matt tahu persis bagaimana verah, tapi matt merasa ada yang belum sempurna.
yang belum sempurna itu adalah matt, matt masih banyak kekurangan, wajar bila seorang wanita menuntut kesempurnaan, tapi inilah matt.
matt tersenyum.....
Ketika ketulusan hati kecil matt muncul, hanya untuk verah.
ketika tangan lemah matt muncul, hanya untuk verah.
ketika tidak ada yang bisa kau percayai di dunia ini, percayalah bahwa aku selalu mencintaimu. sepenuh hatiku.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar